Pertanyaan ini hampir selalu muncul di sesi konsultasi ortodonti. Jawabannya bergantung pada kondisi gigi Anda, bukan hanya pada selera. Kedua metode sama-sama bisa merapikan gigi, tetapi cara kerjanya berbeda.
Perbandingan Singkat
| Aspek | Behel Kawat | Clear Aligner |
|---|---|---|
| Tampilan | Terlihat, tersedia versi keramik | Hampir tidak terlihat |
| Kasus berat | Sangat efektif | Terbatas |
| Makan | Perlu menghindari makanan keras | Aligner dilepas saat makan |
| Kedisiplinan | Terpasang permanen | Wajib dipakai 22 jam sehari |
| Kontrol | Setiap 3 sampai 5 minggu | Setiap 6 sampai 8 minggu |
Kasus yang Lebih Cocok dengan Behel Kawat
Gigi yang sangat berjejal, gigi yang perlu diputar banyak, atau masalah gigitan yang melibatkan rahang biasanya lebih terkontrol dengan behel kawat. Dokter bisa memberi gaya yang lebih besar dan presisi pada tiap gigi.
Behel juga cocok untuk remaja yang belum konsisten memakai alat lepasan. Karena terpasang permanen, hasil perawatan tidak bergantung pada kedisiplinan memasang alat.
Kasus yang Lebih Cocok dengan Clear Aligner
Pasien dewasa dengan gigi berjejal ringan sampai sedang, atau gigi yang bergeser lagi setelah dulu memakai behel, sering mendapat hasil baik dengan aligner. Kelebihan utamanya ada pada tampilan dan kemudahan membersihkan gigi.
Kekurangannya ada pada disiplin. Aligner yang lebih sering tersimpan di kotak daripada di mulut tidak akan menggerakkan gigi.
Biaya dan Durasi
Clear aligner umumnya lebih mahal karena setiap tahap dibuat khusus dari pemindaian digital. Durasi keduanya hampir sama untuk kasus ringan, sekitar satu sampai dua tahun. Pada kasus berat, behel kawat sering lebih cepat.
Keputusan terbaik tetap diambil setelah pemeriksaan dan foto rontgen. Dari situ dokter spesialis ortodonti bisa menunjukkan pilihan yang realistis untuk kondisi gigi Anda beserta perkiraan biayanya.